Sunday, January 27, 2008




Sebuah Pesan Khusus

Besuk pagi, adalah pagi pertama Arik menjadi guru TK.
Aku tak bisa membayangkan. Satu yang aku khawatirkan adalah bila dia habis kesabaran dan emosinya melonjak. Anak orang bakalan jadi korban.
Dan anak-anak tentulah akan meraung-raung ketakutan,
bila dia sudah mendelik dan mengeluarkan siungnya.
Apa tidak salah ketua Yayasan menerima dia jadi guru TK ?

Tapi aku seneng juga.
Jauh hari, jangankan mengajar, melihat wajah murid-muridnya saja belum,
aku sudah titip satu gagasan positif yang dapat diterapkan
pada
murid-muridnya kelak.Yaitu kantong plastik indah untuk tempat sampah.

Sebuah kantong plastik kecil yang yang cukup kuat,
dengan gambar yang menarik, agar anak-anak menyukainya.
Dianjurkan untuk selalu dibawa didalam tas sekolah, sebagai tempat sampah.
Sehingga bila anak-anak, akan membuang sampah (bungkus premen, bungkus roti,
bungkus es, dll) tapi tak menemukan tempat sampah, maka bungkus-bungkus itu
bisa dimasukkan kedalam kantong plastik tersebut.
Dan nanti sesampainya di rumah
sampah-sampah itu bisa dibuang di tempat sampah.
Kantong plastiknya bisa dicuci atau cukup dilap saja bila kotor.
Dan masuk kembali kedalam tas sekolah.

Bila mulai sekarang, semua anak TK diseluruh kota Sala
dibiasakan berdisiplin membuang sampah pada tempatnya, dengan cara-cara awal seperti tersebut diatas, dan dilanjutkan setelah mereka masuk SD, maka pada tahun-tahun mendatang kita tidak akan malu-malu lagi membaca slogan yang berbunyi Sala Berseri. Bersih, sehat, rapi, indah.

Dan tak akan lagi kita temui "kantong plastik beserta sedotan dan es batunya"
yang meluncur, terlempar dari dalam angkutan umum, hasil karya anak-anak SMA
yang kepanasan dan kehausan sepulang sekolah.

-----------------tjit---------------



No comments: